Latar belakang boleh saja seorang sarjana Ilmu Pertanian. Tapi usai lulus dan bekerja, tak harus sesuai dengan pendidikan yang dimiliki. Seorang sarjana Ilmu Pertanian di Malang, Jawa Timur, memilih berprofesi sebagai pelukis menggunakan bahan pasir.
Pelukis itu adalah Gusman Adi Putranto. Ia memiliki galeri beralamat di Jalan Mawar, Kota Malang. Ruangan galeri dipenuhi karya lukis yang semuanya terbuat dari pasir laut. Ada lukisan tokoh nasional, lukisan bertema alam bahkan ada juga lukisan pasir yang menempel pada gitar.
Gusman mulai melukis dengan media pasir laut sejak 2004 silam. Ia terinspirasi saat melihat pola pasir laut. Gusman melihat pola-pola tersebut terbentuk dari gerakan ikan dalam akuarium.
Sudah berbagai jenis lukisan telah dihasilkan. Mulai lukisan beraliran abstrak hingga realis. Tak jarang pula ia membuat lukisan yang dipesan dari calon mempelai pengantin sebagai cinderamata.
Dalam hal ini, Gusman merasa tak salah mengambil keputusan. Karena sejak keluar dari sebuah perusahaan swasta dan berwirausaha, profesi pelukis pasir laut mampu menghasilkan omzet Rp 3 juta per bulan
Pelukis itu adalah Gusman Adi Putranto. Ia memiliki galeri beralamat di Jalan Mawar, Kota Malang. Ruangan galeri dipenuhi karya lukis yang semuanya terbuat dari pasir laut. Ada lukisan tokoh nasional, lukisan bertema alam bahkan ada juga lukisan pasir yang menempel pada gitar.
Gusman mulai melukis dengan media pasir laut sejak 2004 silam. Ia terinspirasi saat melihat pola pasir laut. Gusman melihat pola-pola tersebut terbentuk dari gerakan ikan dalam akuarium.
Sudah berbagai jenis lukisan telah dihasilkan. Mulai lukisan beraliran abstrak hingga realis. Tak jarang pula ia membuat lukisan yang dipesan dari calon mempelai pengantin sebagai cinderamata.
Dalam hal ini, Gusman merasa tak salah mengambil keputusan. Karena sejak keluar dari sebuah perusahaan swasta dan berwirausaha, profesi pelukis pasir laut mampu menghasilkan omzet Rp 3 juta per bulan